dampak lingkungan dari peternakan

Posted: September 29, 2010 in materi kuliah
Tag:, , ,

Dampak Lingkungan dari Industri Peternakan Ayam
Industri peternakan merupakan industri yang menghasilkan limbah organik yang dapat di olah kembali atau dapat terurai secara biologi, akan tetapi tetap saja menghasilkan polusi lingkungan di sekitar lingkungan peternakan tersebut. Tatalaksana pemeliharaan, perkandangan, dan penanganan limbah suatu usaha peternakan harus diperhatikan, sehingga usaha tersebut tidak hanya merupakan usaha produksi yang efisien tetapi juga merupakan usaha yang berwawasan lingkungan. Suatu kajian pustaka dilakukan untuk melihat jenis jenis limbah, dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan serta upaya pengelolaan dan pemantauan yang dapat dilakukan dari suatu usaha peternakan ayam. Dampak negatif yang ditimbulkan usaha peternakan ayam terutama berasal dari kotoran ayam yang dapat menimbulkan gas yang berbau. Bau yang dikeluarkan berasal dari unsur nitrogen dan sulfida dalam kotoran ayam, yang selama proses dekomposisi akan terbentuk gas amonia, nitrit, dan gas hidrogen sulfida. Udara yang tercemar gas amonia dan sulfida dapat mmyebabkan gangguan kesehatan ternak dan masyarakat di sekitar peternakan. Amonia dapat mengliambat pertumbuhan ternak dan pada manusia dapat menyebabkan iritasi mata serta saluran pernafasan. Upaya pengelolaan bau kotoran ayam, dengan menggunakan zeolit, kapur, dan mikroba telah dicoba dan ternyata bahan bahan tersebut dapat mengurangi terbentuknya gas amonia dan sulfida serta memberikan keuntungan yang lain bagi petemak, karena. kotoran ayam dapat berguna sebagai pupuk organik. Untuk tetap menjaga lingkungan sekitar dari polusi bau katoran ayarn, pemantauan lingkungan harus selalu dilakukan dengan mengilcut sertakan masyarakat sekitar. Persepsi masyarakat terhadap bau kotoran harus selalu. dipantau, selain itu mereka juga diminta untuk melaporkan jika teiJadi sesuatu akibat polusi bau tersebut.
Pada masalah tersebut pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang peternakan ayam, dalam hal ini Departemen Pertanian telah menyadari hal tersebut dengan mengeluarkan peraturan menteri melalui SK Mentan No. 237/1991 dan SK Mentan No. 752/1994, yang menyatakan bahwa usaha peternakan dengan populasi tertentu perlu dilengkapi dengan upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan. Untuk usaha peternakan ayam ras pedaging, yaitu populasi lebih dari 15.000 ekor per siklus terletak dalam satu lokasi, sedangkan untuk ayam petelur, populasi lebih dari 10.000 ekor induk terletak dalam satu hamparan lokasi (DEPTAN, 1991; DEPTAN, 1994).
Dalam kasus pencemaran lingkungan oleh peternakan ayam, yang menjadi pemicu permasalahan sebenarnya sebenarnya akibat dari pemukiman yang terus berkembang. Pada awal pembangunan, peternakan ayam didirikan jauh dari pemukiman penduduk namun lama kelamaan di sekitar areal petemakan tersebut menjadi pemukiman. Hal tersebut menjadi soal karena perkembangan dan rencana tataruang yang tidak konsisten (INFOVET, 1996). Untuk itu. perlu suatu perbaikan sistem pemanfaatan lahan yang sesuai dengan peruntukannya. Dalam hal ini pemerintah telah membuat kebijakan penggunaan suatu areal atau kawasan usaha peternakan (KUNAK) agar tidak saling mengganggu antara peternakan dan pemukiman. Sudah tentu kawasan tersebut juga harus senantiasa memelihara lingkungannya, antara lain dengan melakukan pengelolaan limbah serta pemantauan lingkungan secara terus menerus.

Komentar
  1. ramlannarie mengatakan:

    postingan yang kerenn

  2. haries mengatakan:

    http://hariese08.student.ipb.ac.id/

    yuppp… benar
    karena bnyak perusahaan yang masih mencemari lingkungan..
    dampak lingkungan di peternakan terjadi apabila managemen produksi dan pengolahan limbah salah..
    karena jika pembuangan limbah itu bisa diproses, maka tidak akan terjadi dampak.

    terima kasih yaa…🙂

  3. dwi astuti mengatakan:

    ijin copas ya…. makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s