Pembibitan sapi potong

Posted: Mei 11, 2011 in materi kuliah
Tag:,

Pembibitan sapi potong merupakan sumber utama sapi bakalan bagi usaha penggemukan sapi potong di Indonesia. Selain itu, sapi asal impor dari Australia juga merupakan sumber sapi bakalan yang semakin penting bagi usaha penggemukan walaupun perannya masih relatif kecil (Hadi et al, 1999). Hal ini menunjukkan bahwa sumber utama daging sapi bagi konsumsi nasional masih tergantung pada pembibitan dalam negeri yang berupa peternakan rakyat. Sampai saat ini blm ada perusahaan negara ataupun perusahaan swasta yang bergerak di bidang pembibitan sapi potong karena usaha tersebut kurang menguntungkan (Hadi dan Ilham, 2000).

Kebutuhan daging sapi di Indonesia dipenuhi dari tiga sumber, yaitu : peternakan rakyat, industri peternakan rakyat (hasil penggemukan sapi ex-import), dan impor daging dari luar negeri. Secara nasional pasokan daging berasal dari sapi lokal 60%, dan impor bakalan sekitar 30% serta sisanya 10% dipenuhi dari impor daging beku. Daging sapi segar dan sapi bakalan yang akan digemukkan sebagian besar diimpor dari Amerika Serikat, Kanada, Selandia Baru dan Australia. Untuk menanggulangi kekurangan daging sapi tersebut, pemerintah telah berupaya memenuhi kebutuhan daging dalam negeri melalui program swasembada daging sapi (P2SDS) 2010. Dalam upaya mendukung mencapai program swasembada daging 2010, ketersediaan bibit ternak sapi dibutuhkan 1,8 juta ekor bibit, populasi nasional pada tahun 2007 baru mencapai 11,36 juta ekor. Untuk itu populasi harus bertumbuh sekitar 2,5 juta ekor dalam 2-3 tahun kedepan. Selanjutnya posisi bibit sapi nasional sampai bulan juni 2008 baru tersedia 1 juta ekor, diprediksi kemampuan produksi bibit dalam negeri pada tahun 2010 baru mencapai 1,2 juta ekor sehingga masih kekurangan lebih dari 600 ribu ekor bibit sapi. Program pemerintah dalam mencapai swasembada daging sapi telah ditargetkan sejak tahun 2005. Selanjutnya program swasembada daging sapi tahun 2010 kembali dicanangkan presiden tanggal 11 Juni 2005 sebagai salah satu amanat revitalisasi pertanian, perikanan dan kehutanan (RPPK), namun belum berhasil, sehingga Departemen Pertanian kembali menargetkan kembali swasembada daging sapi secara bertahap pada tahun 2010. Melalui sejumlah program, penyediaan daging sapi dari dalam negeri diproyeksikan meningkat dari 67 persen pada tahun 2005 menjadi 90 persen pada 2010 (Balai Pembibitan Ternak, 2009).

Prospek usaha pembibitan sapi potong mempunyai peluang yang besar di lihat dari tingkat konsumsi daging sapi masyarakat Indonesia setiap tahun-nya meningkat, dikarenakan peningkatan jumlah penduduk, jumlah pen-dapatan dan bertambahnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya gizi. Bila dibandingkan dengan masyarakat di kawasan Asia Tenggara tingkatan Indonesia dalam mengkonsumsi daging sapi tergolong masih sangat rendah. Konsumsi daging sapi masyarakat Malaysia sudah mencapai 30 kg/kapita/tahun, sedangkan di Indonesia 7 kg/kapita/tahun dan ini sangat rendah.
Kecamatan Cijulang merupakan salah satu daerah konsentrasi usaha pembibitan sapi potong di Jawa Barat, dmana diharapkan usaha tersebut akan meningkatkan populasi sapi potong di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging sapi. Perhitungan biaya produksi yang dilakukan para peternak di Indonesia pada umumnya masih menggunakan nilai faktor produksi yang tidak dibayar (biaya tersamar) dan nilai faktor-faktor produksi yang benar-benar dibayar (biaya riil). Adanya biaya tersamar pada usaha peternakan secara tidak langsung dapat memperkecil biaya yang dikeluarkan.

Komentar
  1. widiagroup mengatakan:

    NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu (SMU, Kuliah, Sarjana, karyawan dll yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor.
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://entrydatagroup.blogspot.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s