PRA-Proposal usaha (contoh)

Posted: Juni 13, 2011 in materi kuliah
Tag:, , ,

1. Karakteristrik Keunikan produk barang atau jasa
Daging ayam merupakan produk hasil peternakan yang mempunyai nilai gizi yang tinggi terutama protein. pada daging terdapat pula kandungan asam amino esensial yang lengkap dan seimbang. Keunggulan lain, protein daging ayam lebih mudah dicerna dari pada yang berasal dari nabati. Dianalisa dari nilai gizinya, setiap 100 gram daging ayam mengandung 74 persen air, 22 persen protein, 13 miligram zat kalzium, 190 miligram zat fosfor dan 1,5 miligram zat besi. Daging ayam mengandung vitamin A yang kaya, lebih-lebih ayam kecil. Selain itu, daging ayam juga mengandung vitamin C dan E. Daging ayam selain rendah kadar lemaknya, lemaknya juga termasuk asam lemak tidak jenuh, ini merupakan makanan protein yang paling ideal bagi anak kecil, orang setengah baya dan orang lanjut usia, penderita penyakit pembuluh darah jantung dan orang yang lemah pasca sakit.

2. Analisis kompetisi dan Peluang Pasar Produk Barang atau Jasa
Konsumsi daging ayam setiap waktu terus meningkat karena manusia membutuhkan sumber makanan yang bergizi. Peluang pasar untuk usaha ini terbuka luas dikarenakan kebutuhan manusia terhadap daging terus mengalami peningkatan tetapi kebutuhan ini belum bisa tercukupi karena ketersediaan daging di Indonesia masih belum bisa menutupi kebutuhan ini sehingga untuk memenuhinya pemerintah memberlakukan import daging. Kami selaku mahasiswa Fakultas Peternakan UNPAD melihat keadaan ini berinisiatif untuk melakukan suatu wirausaha di bidang penyediaan daging guna memenuhi kebutuhan daging tersebut dengan harapan bisa meringankan beban pemerintah terhadap daging import.

3. Mekanisme Produksi Barang atau Jasa
Sebelum usaha beternak dimulai, seorang peternak wajib memahami 3 (tiga) unsur produksi yaitu: manajemen (pengelolaan usaha peternakan), breeding (pembibitan) dan feeding (makanan ternak/pakan)
Penyiapan Sarana dan Peralatan
1. Perkandangan
sistem perkandangan yang ideal untuk usaha ternak ayam ras meliputi: persyaratan temperatur berkisar antara 32,2-35 derajat C, kelembaban berkisar antara 60-70%, penerangan/pemanasan kandang sesuai dengan aturan yang ada, tata letak kandang agar mendapat sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata angin kencang. Untuk kontruksi kandang tidak harus dengan bahan yang mahal, yang penting kuat, bersih dan tahan lama.
2. Peralatan
a. Litter (alas lantai)
Alas lantai/litter harus dalam keadaan kering, maka tidak ada atap yang bocor dan air hujan tidak ada yang masuk walau angin kencang. Tebal litter setinggi 10 cm, bahan litter dipakai campuran dari kulit padi/sekam dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya, atau hasi serutan kayu dengan panjang antara 3–5 cm untuk pengganti kulit padi/sekam.
b. Indukan atau brooder
Brooder berfungsi sebagai indukan yang menghangatka DOC brooder yang digunakan berbahan bakar gas (gasolec)
c. Tempat bertengger (bila perlu)
Tempat bertengger untuk tempat istirahat/tidur, dibuat dekat dinding dan diusahakan kotoran jatuh ke lantai yang mudah dibersihkan dari luar. Dibuat tertutup agar terhindar dari angin dan letaknya lebih rendah dari tempat bertelur.
d. Tempat makan, minum dan tempat grit
Tempat makan dan minum harus tersedia cukup, bahannya dari bambu, almunium atau apa saja yang kuat dan tidak bocor juga tidak berkarat. Untuk tempat grit dengan kotak khusus
e. Alat-alat rutin
Alat-alat rutin termasuk alat kesehatan ayam seperti: suntikan, gunting operasi, pisau potong operasi kecil, dan lain-lain.
Ternak yang dipelihara haruslah memenuhi persyaratan sebagai berikut:
ternak sehat dan tidak cacat pada fisiknya, pertumbuhan dan perkembangannya normal, ternak berasal dari pembibitan yang dikenal keunggulannya, tidak ada lekatan tinja di duburnya.
Pemeliharaan
Pemberian Pakan dan Minuman.
a. Kualitas dan kuantitas pakan fase starter adalah sebagai berikut: kualitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 22-24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, Kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9%, ME 2800-3500 Kcal. Kuantitas pakan terbagi/digolongkan menjadi 4 (empat) golongan yaitu minggu pertama (umur 1-7 hari) 17 gram/hari/ekor, minggu kedua (umur 8-14 hari) 43 gram/hari/ekor, minggu ke-3 (umur 15-21 hari) 66 gram/hari/ekor dan minggu ke-4 (umur 22-28 hari) 91 gram/hari/ekor.
Jadi jumlah pakan yang dibutuhkan tiap ekor sampai pada umur 4 minggu sebesar 1.520 gram. Kualitas dan kuantitas pakan fase finisher adalah sebagai berikut: kualitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 18,1-21,2%; lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9% dan energi (ME) 2900-3400 Kcal. kuantitas pakan terbagi/digolongkan dalam empat golongan umur yaitu:umur 29-32 hari 111 gr.

b. Fase starter (umur 1-28 hari), kebutuhan air minum terbagi lagi pada masing-masing minggu, yaitu minggu ke-1 (1-7 hari) 1,8 lliter/hari/100 ekor; minggu ke-2 (8-14 hari) 3,1 liter/hari/100 ekor, minggu ke-3 (15-21 hari) 4,5 liter/hari/100 ekor dan minggu ke-4 (22-29 hari) 7,7 liter/hari/ekor. Jadi jumlah air minum yang dibutuhkan sampai umur 4 minggu adalah sebanyak 122,6 liter/100 ekor. Pemberian air minum pada hari pertama hendaknya diberi tambahan gula dan obat anti stress kedalam air minumnya. Banyaknya gula yang diberikan adalah 50 gram/liter air.

Pemeliharaan Kandang

Kebersihan lingkungan kandang (sanitasi) pada areal peternakan merupakan usaha pencegahan penyakit yang paling murah, hanya dibutuhkan tenaga yang ulet/terampil saja. Tindakan preventif dengan memberikan vaksin pada ternak dengan merek dan dosis sesuai catatan pada label yang dari poultry shoup. Agar bangunan kandang dapat berguna secara efektif, maka bangunan kandang perlu dipelihara secara baik yaitu kandang selalu dibersihkan dan dijaga/dicek apabila ada bagian yang rusak supaya segera disulam/diperbaiki kembali. Dengan demikian daya guna kandang bisa maksimal tanpa mengurangi persyaratan kandang bagi ternak yang dipelihara.

4. Rencana Pemasaran
Pemasaran untuk Ayam Broiler maupun Daging ayam di Kota Bandung mempunyai potensi yang sangat besar. Mengingat masyarakat kota yang telah berfikir modern yaitu telah mengetahui pentingnya protein untuk tubuh. Daging ayam merupakan sumber protein yang terjangkau masyarakat dibandingkan dengan daging sapi. Rencana pemasaran produk kami adalah menjualnya ke konsumen akhir yaitu rumah tangga ataupun restoran. Dengan menjual kepada konsumen akhir keuntungan yang didapat akan besar. Pemasaran dilakukan dengan 3 cara, yaitu :
1. Mendatangi restoran atau Ibu Rumah Tangga secara langsung yang terdekat dengan rumah tinggal kami.
2. Membuat Iklan Seperti Spanduk, Brosur, Pamplet, dan media cetak lainnya.
3. Melalui Internet atau Dunia Maya dengan Membuat blog khusus ataupun dengan media dagang online.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s